Text
Ratu sakti calon Arang : Cerita dari Bali
Malam di Desa Girah itu terasa lain dari biasanya. Suara hewan malam yang saling bersahutan, menambah suasana malam itu semakin mencekam. Sang Kepala Desa yang merasakan hal itu tampak gelisah. Jayabaya yang menjadi harapan satu-satunya untuk memberi keterangan atas hal ini sedang tidak ada di rumah. Kentongan tanda bahaya pun berbunyi. Angin dingin bertiup sangat kencang diiringi suara desingan aneh yang memekakkan telinga. Jerit Tangis anak kecil terdengar memilukan. Di tengah keadaan yang memprihatinkan itu, datanglah Jayabaya. Bersama kepala Desa, ia segera bersemedi mengarahkan tenaga dalamnya. setelah menelan korban cukup banyak, angin kencang dan suara desingan itu pun berhenti. Ternyata, Calon aranglah penyebab senua ini. Penganut Ilmu hitam yang sakti mandraguna itu sedang diliput amarah. Apakah penyebabnya?rnberbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi tindakan calon Arang, namun sia-sia saja. Akhirnya Sri Baginda Airlangga mengutrus Empu Beradah. Menurut Empu sakti itu, kekuatan calon Arang hanya dapat dileyapkan dengan ilmu penangkal setan yang ditulis dalam untaian daun lontar. Empu beradah pun mengutus Bahula, muridnya untuk mendapatkannya. Berhasilkah Bahula memperoleh penangkal ilmu setan itu? Lalu begaimana nasib calon Arang selanjutnya? Kamu akan menemukan jawabannya dalam kisah yang seru dan menegangkan ini.
Tidak tersedia versi lain